Bisnis

Proyek Centre Point of Indonesia

Pendangkalan Mengancam Pelabuhan

Pembangunan Center Point of Indonesia yang tidak direncanakan dengan baik, bisa mengganggu pelayaran dan perniagaan di Makassar. Betapa tidak, proses percepatan pendangkalan berpotensi terjadi di sekitar Pulau Laelae dan pelabuhan.

Kepala Dinas Tata Ruang dan Permukiman (Distarkim) Sulsel, Syarif Burhanuddin menguraikan, sejak beberapa tahun lalu, Sungai Jeneberang ditutup menggunakan sand pocket. Namun, lempung dan material lunak lainnya tetap terbawa ke laut dan terkumpul di sekitar Tanjung Bunga.

Di sisi lain, arus laut dari arah perairan Takalar membawa material berupa pasir dan lumpur itu hingga terkonsentrasi di sekitar Pantai Losari menjadi tanah tumbuh. Secara alamiah, kata dia, pendangkalan terus terjadi secara perlahan.

Nah, dengan adanya reklamasi pada proyek Center Point of Indonesia, material berupa lumpur maupun pasir yang terbawa arus laut tidak lagi terkonsentrasi di sekitar tanah tumbuh. Material yang terbawa justru terendap di tempat lain, seperti sekitar Pulau Laelae dan pelabuhan.

“Dulu pendangkalannya alami. Tetapi jika dilakukan reklamasi, maka bisa terjadi percepatan pendangkalan di kedua lokasi tersebut,” ungkapnya, Minggu, 8 Februari.

Kendati demikian, urai mantan Kepala Bappeda Sulbar itu, percepatan pendangkalan dapat dihindari dengan pembuatan lahan konservasi. Studi analisa mengenai dampak lingkungan atau Amdal telah membuat perencanaannya secara komprehensif untuk menghindari ancaman itu.

“Memang perlu dilakukan studi oceanografi untuk melihat modelling arah pergerakan arus laut, sehingga pendangkalan itu dapat dicegah. Tim teknis yang menentukan lokasi konservasinya,” jelasnya.

Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo yang menggagas proyek area publik baru itu juga menginstruksikan agar potensi pendangkalan dicegah. “Tidak boleh ada yang dirugikan oleh pembangunan area terbuka untuk masyarakat ini,” imbaunya.

Perencana megaproyek Center Point of Indonesia, Danny Pomanto mengatakan, ancaman pendangkalan di pelabuhan telah dianalisa. Potensi pendangkalan telah dapat diatasi. Proyek itu, kata dia, justru dapat menangkal pendangkalan. (rif)

One thought on “Proyek Centre Point of Indonesia

  1. Center Point Of Indonesia, selain akan mendorong Makassar terutama Tanjung Bunga menjadi kota dunia, namun ada permasalahan lingkungan yang perlu diantisipasi secermat mungkin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s