Memanfaatkan Limbah Sampah

Baedowy, Mencetak Uang dari Cacahan Sampah Plastik

Pecah kongsi dalam bisnis penggilingan sampah plastik, membuat Muhammad Baedowy makin jeli melihat peluang. Ia pun memutuskan terjun di bisnis pengolahan sampah plastik itu. Kalau awalnya ia hanya menggunakan mesin bekas, sekarang ia mempunyai berbagai jenis mesin. Bahkan mampu menghasilkan mesin cetak produk jadi. BEKERJA sebagai manajer keuangan perusahaan batik Gorga tak langsung memuaskan hasrat Muhammad Baedowy. Ia masih mempunyai impian terpendam untuk membuka usaha sendiri meski dengan modal cekak. Kebetulan di perusahaan itu, selain bertugas menata keuangan, ia juga mengatur pameran produksi batik yang mempunyai pabrik di Pekalongan ini. Sembari bekerja, Baedowy rajin menjalin relasi. Suatu saat, ia ketemu seorang pejabat bank yang menawari berkongsi bisnis pengolahan sampah. Sayang, kongsian itu cuma bertahan setengah tahun. Setelah itu, keduanya memutuskan berpisah baik-baik. Namun pengalaman sesaat di bisnis pengolahan sampah membuat mata Baedowy lebih terbuka. Ia melihat potensi cukup besar dari bisnis ini. Dalam benaknya, bisnis mengolah sampah plastik ini tak perlu modal besar, persaingannya tak ketat, dan tak dibebani risiko besar. “Kalau tidak laku, barang bisa disimpan,” katanya. Pada tahun 2000, Baedowy membulatkan tekad mendirikan pabrik penggilingan sampah plastik bernama Fatahillah Interplastik. Ia membenamkan modal sebesar Rp 50 juta untuk pabriknya. Sebagian modal ia gunakan membeli mesin giling plastik (crusher machine) bekas. Bekas teman sekondannya, memang sering mengeluhkan, mesin giling sering rusak. Senyampang menjalankan pabrik, agar lebih paham soal mesin giling, Baedowy pun belajar mengetahui detail-detailnya. Ia perlu mengetahui kinerja mesin agar cepat memahami jika terjadi kerusakan. “Saya datangi pabrik penggilingan lain untuk belajar cara kerja mesin tersebut dan belajar bagaimana proses pengolahan sampah,” imbuh Baedowy. Kerap kali, Baedowy mendapat perlakuan kurang menyenangkan dari para pengusaha penggilingan plastik yang nota bene adalah para pesaingnya. Tapi, hal itu tak membuat Baedowy mundur. Ia bertekad mendalami pengetahuan soal penggilingan plastik bekas kemasan minuman ini. Dari pengetahuan otodidak itulah, satu setengah tahun kemudian Baedowy berhasil membuat mesin giling sendiri. ”Saya tahu cara kerja mesin ini,” ungkapnya, gembira. Bahkan, belakangan Baedowy membuat beragam jenis mesin untuk proses penggilingan sampah. Setidaknya, ia membuat delapan mesin penggiling, yaitu mesin giling plastik, bak-bak pencuci, mesin peras, oven untuk pengeringan, mesin untuk mensterilkan bijih plastik atau pelet, bak pendingin, mesin potong pelet, dan mesin cetak atau blowing. Baedowy ingin tak cuma mengolah sampah gelas air kemasan atau botol air mineral. Ia berambisi membuat produk jadi yang punya nilai jual lebih tinggi. Makanya, ia memikirkan membuat mesin cetak yang bisa menghasilkan beberapa produk seperti bola, celengan, dan lakop sapu. Sayang, saat ini, ia baru bisa membuat mesin cetak khusus lakop sapu.

About these ads
Pos Sebelumnya
Tinggalkan komentar

13 Komentar

  1. Purwoko

     /  Oktober 13, 2008

    Ass. Wr. Wb

    Setelah membaca ulasan di berbagai website mengenai keberhasilan Bpk. Baedowy dan saya tertarik umtuk menekuni dan berniat berkunjung ke Workhsop Bapak.
    Saya mau bertanya :
    1. Berapa harga setiap mesin tersebut diiatas ?
    2. Untuk bergabung dengan Bapak, apakah harus membeli semua mesin ?
    3. Apakah pembelian mesin tersebut cash atau bisa kredit ?
    Besar harapan saya, Bapak bisa membalas pertanyaan tersebut ke email saya.
    Sekian terima kasih
    (Saya telah mengirim pertanyaan melalui website yang lain, tapi sampai sekarang belum dijawab dan masih menunggu jawaban dari Bapak)
    Sekian terima kasih

    Balas
  2. vauzanov

     /  Desember 18, 2008

    Ass. Wr. Wb.
    Saya sudah membaca ulasan Bpk mengenai mesin pengolah plastik, saya tertarik dan berminat mengikuti jejak bapak, bagaimana cara untuk mendapatkan mesin tsb dan berapa harganya. trims.

    Balas
  3. ini benar-benar hebat dan mengagumkan, seandainya banyak orang yang sadar akan sampah yang membahayakan diri bahkan bagi dunia apa lagi mengingat es dikutup utara terus meleleh dan membanjiri dunia akibat pemanasan global

    Balas
  4. fajri

     /  Juli 29, 2009

    salut buat bapak yang selain mendapat keuntungan berupa materi tapi juga mendapat keuntungan yang tak ternilai harganya yaitu pengelolaan lingkungan dengan mengolah sampah/limbah. kalau bapak berkenan tolong dikirim desain atau gambaran cara kerja mesinnya,sekian terima kasih,wassalam

    Balas
  5. hendro budi

     /  Oktober 13, 2009

    mohon dapat diberikan penjelasan mengenai pengolahan sampah menjadi usaha yang dapat menghasilkan uang, terimakasih

    Balas
  6. Ronald Simbolon

     /  November 23, 2009

    MOHON DGN JELAS DIBERIKAN PENGELAHAN SAMPAH SAYA INGIN MENCOBA, TERIMAKASIH

    Balas
  7. good and good

    Balas
  8. nurul

     /  April 13, 2010

    pak saya juga punya usaha seperti itu cuma belum punya mesin pengilingannya. tolong info dong. terima kasih.

    Balas
  9. Dewi

     /  Mei 29, 2010

    Bagi Anda yang berminat menghubungi Pak Baedowy langsung, silahkan hubungi di no berikut: 081514038689
    Saya sudah sempat ke lokasi pabrik beliau, Beliau orang nya sangat ramah dan dengan senang hati menjawab pertanyaan2 saya.
    Jadi bagi yang ingin mempelajari seluk beluk bisnis ini, silahkan langsung saja hub no telp di atas

    Balas
  10. Eko Ismail

     /  Juni 27, 2010

    Setelah saya membaca pengalaman dan perjuangan anda yang gigih, saya tertarik untuk inves,kira2 berapa harga mesin gilingan plastik tersebut,dan karena cuaca sekarang kurang mendukung,saya butuh mesin pengering, kira2 biaya produksinya berapa ya per kg.untuk usaha tersebut saya perlu modal berapa ya pak.mohon bagi2 pengalaman,terima kasih.

    Balas
  11. arifhidayat

     /  September 23, 2010

    saya sangat tertarik dengan usaha bapak
    klo boleh tau harga mesine berapa ?

    Balas
  12. arifhidayat

     /  September 23, 2010

    klo boleh tau alamat ushany dmn pak?

    Balas
  13. Enita

     /  September 29, 2010

    Dear Pak Baedowy, saya sudah lama mencari info tentang Bapak dan Usaha Pengolahan Sampah Plastik sejak saya nonton di TV tentang keuletan Bapak

    Saya sangat tertarik dengan bisnis ini. Mohon bantuannya untuk saya bisa memulai bisnis ini

    Sebagai informasi, saya berdomisili dikota Duri – Riau
    Balasan surat ini sangat saya harapkan
    Sebelumnya saya ucapkan Terima Kasih

    Balas

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: